SIDOARJO (lensa-global.com) - Polresta Sidoarjo menggelar Deklarasi Damai dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sidoarjo Periode 2024-2029 di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo, Kamis (7/11/2024).
Kegiatan ini selain dihadiri Wakapolresta Sidoarjo berserta jajarannya, juga dihadiri forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Ketua KPU Sidoarjo serta kedua Paslon Pilkada 2024, Paslon Subandi-Mimik (BAIK) dan Paslon Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo (SAE).
Wakapolresta Sidoarjo, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa Polri memiliki amanah dari presiden untuk mendukung suksesnya agenda nasional Pilkada serentak.
Deklarasi damai ini adalah momen penting untuk menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama proses Pilkada,” ujar Wakapolresta Sidoarjo.
Deklarasi Damai ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam mewujudkan Pilkada 2024 yang aman dan kondusif, sejalan dengan semangat demokrasi yang sehat di Kabupaten Sidoarjo.
![]() |
| Paslon Ahmad Amir Aslichin-Edy Widodo (SAE) |
Pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, H. Ahmad Amir Aslichin-H. Edy Widodo mengatakan acara deklarasi damai sebagai ini momentun bersama lembaga penyelenggara Pilkada 2024 khususnya bagi Aparat penegak hukum (APH) untuk bersama-sama menjaga agar momentum pesta demokrasi Pilkada lima tahunan ini bisa berjalan aman dan kondusif, ucapnya.
“Kami berharap kepada siapa saja untuk tidak lagi menggunakan cara-cara kotor seperti menebar fitnah, hoax, ujaran kebencian, apalagi intimidasi serta kriminalisasi antar masing-masing pendukung paslon yang bisa menyulut gesekan serta kegaduhan di masyarakat bawah.
“Karena motivasi Pasangan SAE, Pilkada ini adalah pintu gerbang untuk menjadikan masyarakat Sidoarjo kembali bangkit dan bermartabat, ujar Mas Iin sapaan akrab mantan Legislator DPRD Jatim dari PKB.
Sementara itu, H. Usman M Kes selaku Ketua Tim Pemenangan SAE yang hadir mendampingi Paslon SAE menambahkan kami selaku ketua Tim Pemenangan SAE berharap acara Deklarasi Pemilu Damai ini tidak hanya sebatas jargon. "Artinya tidak hanya sebatas seremonial, namun lebih jauh semua pejabat dan lembaga penyelenggara negara baik sipil dan militer khususnya lembaga penyelenggara Pilkada harus bersikap netral. Jangan ada lagi keberpihakan, terutama intimidasi sepihak terhadap pendukung pasangan calon. Ini sudah tidak jaman", tandas politisi PKB yang juga mantan Ketua DPRD Sidoarjo periode 2019-2024.
![]() |
| Paslon Subandi-Mimik (BAIK) |
Ditempat yang sama, Cabup Subandi menyampaikan harapan besar terhadap deklarasi damai ini, yang berlangsung sekitar 20 hari menjelang Pilkada. “Paslon nomor satu menyambut baik deklarasi damai ini. Semoga membawa kebaikan bagi demokrasi di Sidoarjo,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa komitmennya adalah menjaga agar Pilkada di Sidoarjo berlangsung dalam suasana yang aman, damai, dan penuh kegembiraan. Subandi juga memberikan pesan khusus kepada tim pemenangan di tingkat akar rumput, mulai dari kecamatan hingga dusun.
Ia mengimbau mereka untuk menjaga persaudaraan dan menciptakan suasana Pilkada yang damai demi masa depan Sidoarjo yang lebih baik.
Kemudian dilanjutkan prosesi penandatanganannya bersama naskah Deklarasi Damai.(*)









