• Jelajahi

    Copyright © Lensa Global
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan atas

    Latest Post

    Aksi Demo di Desa Sidokerto Terkait Kepemilikan Harta Kepala Desa Sidokerto Yang Diduga Hasil Korupsi Aset Desa.

    Kamis, 12 Desember 2024, Desember 12, 2024 WIB Last Updated 2024-12-12T12:32:19Z

     

    Aksi demo warga Desa Sidokerto, Sidoarjo, Kamis (12/12/2024).(foto:red) 


    SIDOARJO (lensa-global.com) - Bertempat di depan kantor Desa Sidokerto, warga Desa Sidokerto melakukan aksi demo terhadap Kepala Desa (Kades) Sidokerto, Ali Nasikin, S.T, yang mendapatkan sorotan tajam terkait kepemilikan harta yang berlimpah selama menjabat sebagai Kepala Desa Sidokerto yang diduga menyalahgunakan kekuasaan guna memperkaya diri sendiri, Kamis (12/12/2024). 


    Dalam aksi demo tersebut massa aksi membawa pengeras suara yang dihadapkan langsung ke arah kantor desa. Selain itu massa yang mayoritas emak-emak membawa poster bertuliskan : 


    1. Bebaskan Masyarakat Sidokerto dari praktik korupsi, kolusi 

    2. Berhentikan Kades Sidokerto dari jabatannya

    3. Proses dan tangkap segera Kades Sidokerto beserta kroni-kroninya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

    4. Amankan aset desa


    Dalam orasinya Rusdy Arif, warga Sidokerto mengungkap daftar hitam Kades Ali Nasikin yang memiliki kekayaan tidak wajar selama menjabat 5 tahun ini.


    Kades memiliki mobil mewah Pajero, Honda Jazz, villa di Batu, Kebun di Trawas. Kekayaan Kades Ali Nasikin yang diduga diperoleh tidak wajar itu berbanding terbalik dengan kinerjanya yang dianggap warga tidak pro rakyat.


    "Hilangnya aset desa sejak Kades menjabat. Sudah viral di desa kami asset Kades tidak wajar, rumah ada 4, mobil Pajero, mobil Honda Jazz, punya Villa, kebun di Batu dan Trawas. Ini ada korelasi hubungan, jangan-jangan yang disangkakan warga bahwa Kades memperkaya dirinya sendiri itu bisa jadi benar", ungkap Rusdy Arif.


    Dalam catatan warga Kades Sidokerto memiliki niat jahat memperkaya diri sendiri dalam kasus PTSL. Yang sempai ramai diketahui masyarakat hingga ada aksi pengembalian uang pungli.(*) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru