![]() |
| Kepala Dishut Jatim, Dr. Ir. Jumadi, M.MT memberikan sambutan sekaligus membuka acara Indonesia's FOLU Net Sink 2030.(foto:hms) |
SIDOARJO (lensa-global.com) - Bertempat di Hotel Aston Sidoarjo, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Penyusunan Rencana Kerja (Renja) FOLU Net Sink 2030 untuk Pengendalian Perubahan Iklim di Provinsi Jawa Timur yang berlangsung selama 2 hari, Kamis-Jum'at (28-29 November 2024).
Indonesia's Forestry and Other Land Use atau Indonesia's FOLU Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui penurunan emosi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan dengan kondisi dimana tingkat serapan sama atau lebih tinggi dari tingkat emisi.
Rapat ini dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Dr. Ir. Jumadi, M.MT dan dihadiri oleh Tim Pelaksana Penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia's FOLU Net Sink 2030 Provinsi Jawa Timur, yang meliputi perwakilan dari UPT Kementerian Kehutanan di Jawa Timur, OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas/Badan di Kabupaten/Kota yang menangani perencanaan dan lingkungan hidup se-Jawa Timur, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Unit kerja lingkup Dishut Provinsi Jawa Timur serta para pengelola KHDTK di Jawa Timur.
Kepala Dishut Jatim, Dr. Ir. Jumadi, M.MT dalam sambutannya sekaligus membuka acara Indonesia's FOLU Net Sink 2030 menegaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti hasil Work Shop II Penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia's FOLU Net Sink 2030 pada 26 Agustus 2024, urainya.
Dikatakan bahwa Penyusunan rencana kerja FOLU Net Sink 2030 untuk Pengendalian perubahan iklim di Jawa Timur dan mendukung RPJPD Provinsi Jawa Timur 2025-2045 dalam penurunan emosi gas rumah kaca menuju net zero emission, jelasnya.
"Mari kita bersama-sama mendukung pelaksanaan FOLU Net Sink 2030 melalui berbagai program dan kegiatan pengurangan emisi gas rumah kaca serta pengendalian perubahan iklim di Jawa Timur", pungkas Jumadi.
![]() |
Adapun acara ini membahas penyempurnaan draft Rencana Kerja dengan masukan dari para pihak didampingi Tenaga Ahli Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Widiyatno, S.Hut.,M.Sc yang memberikan saran strategis untuk FOLU Net Sink 2030 Jawa Timur.
Hadir juga para Narasumber yang memberikan informasi terkait upaya percepatan implementasi FOLU Net Sink 2030 di Provinsi Jatim yaitu, Ir. Helmi Basalamah, MM, Ketua Bidang II Peningkatan Cadangan Karbon Tim Operation Management Office (OMO) IFNS 2030 sekaligus Ketua Tim Verifikasi dan Asisten Usulan Kegiatan yang dibiayai Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup BPDLH.
Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Jawa Balai Nusa Tenggara, Haryo Pambudi, S.Hut., M.Sc dan Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi BPDAS Brantas Sampean, Agung Praptadi, S.ST., M.Sc juga tampak hadir sekaligus menyampaikan materi penguatan program dan kegiatan dalam rangka persiapan Workshop III pada bulan Desember 2024 di Jakarta.(nd)








