![]() |
SIDOARJO||LENSA-GLOBALl.com - Di penghujung tahun 2025, Polresta Sidoarjo gelar pres rilis akhir tahun 2025 dari berbagai kasus kriminal selama tahun 2025 di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (30/12/2025).
Dalam konferensi pers Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing menyampaikan bahwa sederet kasus kriminalitas yang berhasil diselesaikan Polresta Sidoarjo mengalami penurunan 32 persen atau sebanyak 579 kasus dibanding tahun 2024.
Masih menurut Kapolresta Sidoarjo, kejadian laka lantas mengalami penurunan. Ini menunjukkan kinerja Polresta Sidoarjo semakin positif. Dengan jumlah pelanggaran tilang turun menjadi 17.185 kasus atau berkurang 47,12 persen. Teguran lalu lintas pun menurun drastis menjadi 13.640 kasus, atau turun 67,24 persen. Dampaknya, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas merosot tajam dari 140 orang pada 2024 menjadi 33 orang pada 2025, paparnya.
Lebih lanjut, Kapolresta Sidoarjo bahwa pada kasus pemberantasan narkoba mencatat peningkatan. Dengan total 372 kasus narkotika berhasil diungkap pada 2025, meningkat dari 320 kasus pada tahun sebelumnya. Jumlah tersangka turut melonjak dari 385 orang menjadi 491 orang, atau naik 27,53 persen, dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 100 persen.
Barang bukti yang diamankan meliputi 3.956,39 gram ganja, 1.799 butir ekstasi, serta 69.994 butir pil dobel L. Selain itu, satu kasus besar berhasil mengamankan narkotika seberat 9,11 kilogram dengan dua tersangka yang kini telah diproses hukum, jelasnya.
Selain ungkap kasus, Kapolresta Sidoarjo juga menyampaikan bahwa selama tahun 2025 Polresta Sidoarjo juga menerima berbagai macam penghargaan atas keberhasilannya mengungkap berbagai macam kasus di tingkat nasional dan regional, termasuk dari Kapolri sebagai salah satu Polresta terbaik dalam optimalisasi program, pelaksanaan operasi kepolisian dan pengungkapan tindak pidana, paparnya.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kepolisian yang didukung peran aktif masyarakat dan koordinasi lintas sektoral baik Dinas Perhubungan yang terkait melalui edukasi keselamatan berlalu lintas, perbaikan infrastruktur jalan, serta penanganan titik rawan kecelakaan serta Forkopimda.
Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi tindakan kriminalitas. Kami juga berkomitmen memberikan perlindungan serta rasa aman dan kondusif bagi masyarakat Sidoarjo, pungkasnya.(nd)







