• Jelajahi

    Copyright © Lensa Global
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan atas

    Latest Post

    DPRD Sidoarjo Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2025

    Kamis, 16 April 2026, April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T05:10:11Z

     


    SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com - Pada hari Kamis (16/4/2026), DPRD Sidoarjo menggelar rapat paripurna di gedung DPRD Sidoarjo tentang penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sidoarjo Tahun Anggaran 2025.


    Ada sebanyak 29 rekomendasi disampaikan pihak legislatif dalam sidang paripurna tersebut. Melalui juru bicaranya, H. M. Rojik menyampaikan rekomendasi yang ditujukan kepada eksekutif  sebagai perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan.


    Di antaranya meliputi perbaikan perencanaan pembangunan, perbaikan anggaran, perbaikan peraturan daerah dan perbaikan penyempurnaan kebijakan strategis kepala daerah. “Penyusunan rekomendasi ini sebagai wujud nyata dan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan optimal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel serta berorientasi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.


    Abah Rojik, sapaan politikus PKB selanjutnya membeberkan 29 rekomendasi menyangkut pelaksanaan program pembangunan berbagai aspek maupun pelayanan publik. Termasuk urusan pendidikan dan kesehatan menjadi titik penekanan yang harus menjadi perhatian serius Pemkab Sidoarjo.


    Salah satunya masih tingginya angka anak tidak sekokah (ATS) yang merupakan permasalahan serius. Pihak DPRD mendesak OPD terkait mengambil langkah kongkret, terukur dan berkelanjutan dalam menekan angka ATS. “Ini bisa dilakukan melalui penguatan program penjangkauan, pencegahan putus sekolah serta perluasan akses layanan pendidikan inklusif dan merata,” ujarnya.


    Selain itu, pentingnya diperkuat program beasiswa,--termasuk 10.000 beasiswa kuliah,   kemitraan dengan perguruan tinggi dan dunia usaha. Juga program afirmasi untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi.


    Diakui, capaian indeks infrastruktur pendidikan dalam LKPJ ditargetkan sebesar Rp 90,67 persen, dan tealissasi 96.37 persen. Namun itu belum mencerminkan kondisi faktual di lapangan,--mengingat masih terdapat kerusakan infrastruktur pendidikan yang siginifikan.


    Di antaranya, masih ada 434 ruang kelas SDN  dan 170 ruang kelas SMPN dalam kondisi rusak.  Sehingga DPRD meminta OPD terkait lebih serius menangani serta memprioritaskan perbaikan infrastruktur pendidikan yang mengalami kerusakan tersebut.


    Sementara dari aspek kesehatan yang juga menjadi sorotan DPRD adalah pembangunan dua Pukesmas, yang diminta direalisasi pada 2026. Selain itu, meminta eksekutif lebih serius menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit (RS) yang sempat tertunda. RS semestinya selasai dibangun pada 2026, namun karena terkendala pelaksanaan di lapangan, sehingga gagal diselesaikan tepat waktu. “Kami  minta dengan tegas RS Sedati harus selesai tahun ini, dan mulai bisa dioperasional 2027. OPD terkait harus memastikan  kesiapan sumber daya manusianya,” tegas Abah Rojik.


    Sementara itu, Bupati Subandi meminta semua OPD menindaklanjuti rekomendasi legislatif sebagai langkah untuk meningkatkan kinerja untuk kelangsungan berbagai program pembangunan ke arah lebih baik lagi.


    Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD H. Abdillah Nasih didampingi  Wakil Ketua H. Suyarno, H. Kayan dan H. Warih Andono, serta dihadiri Bupati H. Subandi  berlangsung lancar. Hadir pula pejabat OPD jajaran Pemkab Sidoarjo dan unsur Forkompinda Sidoarjo.(nd) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru