![]() |
SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com - Pada hari Jum'at (1/5/2026) siang, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo menggelar Sarasehan Pendidikan Politik di Jie Poek DW Sidoarjo Giat ini diwarnai halal bihalal sebagai refleksi internalisasi nilai perjuangan, sekaligus launching optimalisasi program ‘Jumat Fraksi PKB’.
Artinya, setiap hari Jumat ditetapkan sebagai agenda kegiatan rutin sepekan sekali bagi para anggota fraksi PKB di DPRD Sidoarjo berfokus pada konsolidasi,--penguatan kordinasi internal, terutama dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Ini juga sebagai gerakan optimalisasi para legislator PKB agar lebih berdaya mengawal pembangunan dalam rangkah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.
Pencanangan program “Jumat Fraksi PKB” dilakukan Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Abdillah Nasih S.M didampingi KH Atho'ilah, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo, ditandai Ketua Fraksi PKB H. Dhamroni Chudlori M.Si, maju ke depan panggung diikuti seluruh anggotanya, lalu bersama-sama mereka menabu alat musik rebana.
Hadir acara itu di antaranya, KH. Nur Kholis Misbah, pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi dan KH. Zainal Abidin, Ketua PC NU Sidoarjo. “Selama ini hubungan PKB dan NU Sidoarjo terjalin harmonis, apalagi kantornya juga satu atap. Ke depan tentunya kita harapkan PKB dan NU terus bersinergi berkontribusi membangun Sidoarjo demi kemaslahatan umat. Tentunya kita juga berhatap pemimpin Sidoarjo dari NU dan PKB,” ujar Kyai Zainal.
Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Abdillah Nasih didampingi Ketua Fraksi PKB Dhamroni Chudlori mengatakan lanching program “Jumat Fraksi PKB” ini sebuah momentum para legislator dari partai itu agar lebih berdaya. “Bukan berarti tidak berdaya, namun ini momentum optimalisasi peran dan fungsi fraksi PKB. Artinya agar lebih berdaya lagi terutama menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat, sekaligus juga mengawal kelangsung pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abah Nasih mengungkapkan anggota legislatif adalah penyalur lidah masyarakat. Sehingga pihaknya membuka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat menyalurkan aspirasinya, termasuk keluhan-keluhan maupun kritik demi kebaikan Sidoarjo.
“Sidoarjo sendiri masih banyak PR, mulai pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur. Masyarakat bebas menyalurkan aspirasi, usulan, keluhan muapun pengaduannya. Insyaallah teman-temen fraksi pasti akan menjembatani sebagai upaya menyelesaikan permasalahan itu,” ujarnya.
Abah Dhamroni menambahkan secara formal kinerja fraksi dalam menjalankan tugas dan fungsinya adalah mengawal kebijakan dan kelangsungan pembangunan berbagai aspek. Selain itu menyerap aspirasi dari berbagai komponen masyarakat, termasuk isu-isu yang berkembang untuk ditindaklanjuti dengan pembahasan lembaga DPRD sebagai kajian dan pertimbangan, bahkan menjadi dasar membuat kebijakan untuk kebaikan Sidoarjo ke depannya.
“Secara resminya dengan ‘Jumat Fraksi PKB’ ini serap aspirasi masyarakat dilakukan setiap hari Jumat. Namun serap aspirasi masyarakat ini tentunya bisa dilakukan teman-teman anggota fraksi kapan pun dan di mana pun untuk kebaikan Sidoarjo ke depannya,” tegasnya.
“Yang pasti hari fraksi PKB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran wakil rakyat dalam menjembatani kebutuhan publik dengan kebijakan legislatif,” tambahnya.
Peluncuran program Jumat Hari Fraksi ditandai simbolis dengan tabuhan rebana oleh Ketua Fraksi PKB H. Dhamroni Chudlori bersama seluruh anggota fraksi PKB Sidoarjo.(nd)







