![]() |
| Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo, H. Mursidi, S.T. saat memberikan kupon BBM Pertamax gratis ke salah satu Ojol.(ft:red) |
SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com - Kembali hadir Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo berbagi kebaikan dalam Jum'at Berkah dengan membagikan kupon gratis BBM Pertamax kepada setiap pengendara motor roda 2 yang mengisi BBM di SPBU Candi Kabupaten Sidoarjo, Jum'at (31/7/2026).
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo, H. Mursidi, S.T. mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah pada awalnya berupa pembagian nasi bungkus. Namun setelah dievaluasi, mengingat jumlahnya terus bertambah dan kebutuhan masyarakat semakin beragam, maka pengurus memutuskan untuk mengubah bentuk bantuan mulai tiga Jumat berkah yang lalu: dari nasi bungkus dialihkan menjadi pembagian BBM gratis — khususnya Pertamax.
Menurut Abah Mursidi-sapaan akrabnya- terkait jumlah dan target, sebelumnya jumlah pembagian sekitar 230 kupon. Hari pertama kami menetapkan target 200 kupon, namun antusiasme masyarakat dan pengemudi ojek ternyata jauh melampaui harapan.
"Karena kurangnya koordinasi di lapangan, kupon yang tersedia 600 kupon, namun 558 kupon langsung habis dibagikan dalam satu kali kegiatan", urainya.
![]() |
Masih menurut Abah Mursidi, dari pengalaman tersebut, kami menyadari bahwa target 200 kupon per Jumat ternyata tidak mencukupi. Meskipun hari ini kami batasi, namun jika permintaan masih melebihi jumlah yang tersedia, maka kami tetap akan menambah kuota sesuai kebutuhan.
Melalui aksi sosial ini, kami ingin mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk ikut peduli dan meringankan beban kebutuhan warga Sidoarjo pada khususnya. "
"Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi — khususnya bagi kalangan pengusaha — agar turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa. Jika Pemuda Pancasila mampu melakukannya, tentunya para pengusaha pun dapat berbuat lebih banyak demi Sidoarjo yang makmur", imbuhnya.
Kami berharap program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) ke depannya dapat disalurkan pula dalam bentuk bantuan langsung serupa, dengan pengawasan bersama Pemerintah Daerah agar tepat sasaran sesuai kebutuhan dan antusiasme masyarakat.
H. Mursidi sengaja memilih Pertamax (BBM Non-Subsidi) sebagai bentuk edukasi sekaligus pengenalan kepada masyarakat untuk mulai menggunakan BBM yang tepat dan tidak membebani anggaran subsidi negara.
Ke depannya, kami juga berencana memberikan bantuan Solar khusus kendaraan umum dan angkutan penumpang, karena golongan inilah yang paling membutuhkan dukungan tersebut. Sementara untuk kendaraan pribadi, kami berasumsi pemiliknya sudah memiliki kemampuan ekonomi yang cukup.
Ia menegaskan gerakan sosial ini kami harapkan dapat menular dan diikuti oleh organisasi-organisasi lainnya — seperti LIRA dan lembaga sosial yang lain. "Kami juga akan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, berbagi, dan bersama-sama peduli terhadap sesama. Insyaa Allah, langkah kecil ini akan terus kami perjuangkan demi kemanfaatan bersama", pungkasnya.(rz)








