• Jelajahi

    Copyright © Lensa Global
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan atas

    Latest Post

    Dialog Publik RPS Gelar Season Ketiga Hadirkan Bacabup dan Bacawabup Sidoarjo Bertekad Memberantas Korupsi.

    Minggu, 23 Juni 2024, Juni 23, 2024 WIB Last Updated 2024-06-24T02:40:32Z

     

    Acara Dialog Publik RPS season ke-3 bersama Bacabup dan Bacawabup Sidoarjo dari Partai PDI-P dan PAN. (foto:red) 

    SIDOARJO (lensa-global.com) - Dialog Publik RPS tetap dengan tema Mencari dan Memilih Pemimpin Sidoarjo 2024 menggelar kembali season ketiga dengan menghadirkan Bacabup dan Bacawabup dari Partai PDI, Cak Sholeh dan Kusumo serta Bacawabup dari Partai PAN, H Haris di Kedai Atik Sidoarjo, Minggu malam (23/6/2024). 


    Kegiatan ini juga dihadiri Ketua RPS, Sujani, Direktur IRPD, Nanang Haromain, Direktur Lembaga Survey ARCI, Bayhaqi, Bacawabup Sidoarjo, H Haris dari Partai PAN, LSM, perwakilan ormas, aktivis mahasiswa dan perempuan, Ahli Agama, Ahli Budaya. Hadir pula Bacawabup PKB, H Kalim dan Bacawabup PDI-P,  Senadiharjo. 


    Mengawali acara, Ketua RPS, Sujani, S. Sos dalam sambutannya mengatakan acara dialog publik season ke-3 ini kita selalu mengundang Bacabup dan Bacawabup untuk menyalurkan inspirasinya kepada masyarakat dan menginginkan Sidoarjo bebas dari korupsi. Ini menjadi atensi bahwa korupsi harus dihilangkan dari Kabupaten Sidoarjo. Selain itu juga bahwa acara ini adalah untuk meningkatkan elektabilitas dari masing-masing calon. 


    "Acara dialog publik adalah wadah bagi mereka untuk meningkatkan elektabilitas maupun tingkat viral. Melalui dialog ini, masyarakat minimal memiliki gambaran siapa  nantinya yang akan dipilih," tuturnya. 


    Bacabup Sidoarjo dari Partai PDI-P,  Sholeh  dengan jorgannya "no viral no justice" menyampaikan bahwa untuk mencalonkan sebagai pemimpin daerah tidak harus menggunakan cara money politik. Mewujudkan visi dan misi serta kepercayaan masyarakat  cukup dengan rekam jejak berkualitas yang di miliki oleh calon peserta. 


    "Menurut saya menjadi modal agar masyarakat supaya bisa memilih itu bukan karena uang melainkan rekam jejak dari seorang figur yang sudah mumpuni tanpa harus menggunakan dengan cara money politik", ucapnya. 


    "Jadi bila menjadi Bupati Sidoarjo, komitmen pertama untuk 100 hari kedepannya yang dilakukan pertama kali ingin memberantas korupsi dan memperbaiki sistemnya. Korupsi bisa dicegah dengan harus dari pribadinya terlebih dahulu diperbaiki. Harus dimulai dari pemimpinnya bersih dari korupsi", ujar Cak Sholeh sapaan akrabnya. 


    Cak Sholeh juga punya keyakinan, momentum kasus korupsi ini akan membuat pola pikir masyarakat berubah untuk memilih calon pemimpin yang memiliki kapabilitas. "Pengusaha sudah pernah masuk penjara, pegawai ASN juga pernah masuk penjara, keluarga pesantrenpun juga pernah dipenjara, yang belum pengacara", ujarnya sembari tertawa kecil. 


    Selanjutnya, Bacawabup Sidoarjo, Nucky Kusumo dari Partai PDI-P yang mempunyai tagline ingin menjadikan Sidoarjo CERIA menyampaikan bahwa tagline tersebut menyangkut semua global. Cantik kabupatennya, sehingga apabila ada yang singgah ke kabupaten kita Sidoarjo selalu terkesan dengan cantik daerahnya. Elok masyarakatnya dalam bertutur kata dan perilaku sehingga bisa dihargai oleh daerah manapun. Ramah warganya, dimana Indonesia merupakan masyarakat yang ramah tamah terhadap siapapun, hal tersebut yang harus tetap dipertahankan. Indahnya kabupaten yang ditumbuhi dengan penghijauan akan menambah ketertarikan investor kepada kabupaten untuk menjalin kerjasama guna bisa menjadi kabupaten yang makmur. Terakhir, Ber-Akhlak yang amanah, apabila semua yang di pemerintahan bisa kerja dengan amanah, akan bisa mencegah terjadinya korupsi, jelasnya. 


    Sementara itu, Bacawabup Sidoarjo, H Haris dari Partai PAN menyampaikan peran serta masyarakat cukup banyak misalnya terlibat dalam kegiatan menjadi penyuluh anti korupsi, dari berbagai elemen dan kepentingan. Melalui kegiatan itu bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat. 


    "Kita berharap adanya pengenalan terhadap warga sehingga ada rasa kebersamaan, tanggungjawab yang sama, bahwa tujuan kita satu yaitu ingin menuju ke perbaikan, Sidoarjo bebas Korupsi", ucap Haris yang sekaligus anggota DPRD Kab. Sidoarjo ini. 


     Nanang Haromain yang bertindak sebagai moderator pada giat ini menambahkan bahwa hari ini sangat luar biasa karena yang hadir banyak sekali ide-ide dan pertanyaan yang agresif terkonsep yang baik guna membangun Sidoarjo untuk 5 tahun kedepan. "Mudah-mudahan malam ini bisa menurunkan rekomendasi untuk calon-calon yang hadir pada malam ini, pungkasnya.(nd) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru