![]() |
SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat gema malam takbir Hari Raya Idul Fitri, Polresta Sidoarjo menggelar apel pasukan pada Kamis (19/3/2026).
Sebanyak 857 personel gabungan diterjunkan dengan status siaga 1, melibatkan berbagai stakeholder terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing SH SIK MH MSi, dalam arahannya menegaskan agar seluruh anggota yang bertugas menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta sprint tugas yang telah ditentukan. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau agar penyampaian kepada masyarakat dilakukan secara humanis. Selain itu, kami tegaskan larangan pawai sound horeg atau sound keliling, serta penyulutan petasan atau mercon yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolresta menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Sidoarjo, H. Subandi SH MKn, untuk menginstruksikan kepada seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Sidoarjo agar aktif menjaga wilayah masing-masing demi terciptanya situasi yang kondusif.
Dalam pengamanan malam takbir ini, Polresta Sidoarjo juga menyiapkan 10 pos pelayanan dan pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Kapolresta berharap seluruh jajaran, termasuk para Kapolsek, dapat lebih mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin ke desa-desa serta pemantauan rumah warga yang ditinggal mudik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan khidmat, baik di rumah maupun di tempat ibadah masing-masing. Mari bersama-sama kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya.(nd/*)







