![]() |
| Wabup Sidoarjo, Mimik Udayana saat tinjau SPPG di Kecamatan Tarik, Sidoarjo.(ft:hms) |
SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah unit layanan mitra Badan Gizi Nasional yang berfungsi sebagai dapur pusat untuk memproduksi dan mendistribusikan makan bergizi gratis. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertujuan meningkatkan gizi siswa, mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), menciptakan lapangan kerja di tingkat desa, dan akan tersebar hingga 24.000 unit di seluruh Indonesia.
Komitmen menjaga kualitas program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Hari Rabu (15/4/2026), Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Desa Mergosari dan Singogalih, Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo.
Beliau turun langsung ke lapangan, menyisir dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Desa Mergosari dan Singogalih, Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai standart, mulai dari pengolahan hingga pengelolaan limbah.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan guna memastikan fasilitas dapur memenuhi standar kebersihan serta ketentuan operasional yang berlaku.
Adapun ketentuan operasional tersebut termasuk mengelola seluruh rantai pasok makanan, mulai dari belanja bahan pangan, proses produksi, hingga distribusi makanan bergizi sesuai standar Badan Gizi Nasional.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana didampingi oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Lakshmi, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H. Kayan, Camat Tarik, M. Rofik, Puskesmas Tarik serta Forkopimka Kecamatan Tarik, Sidoarjo.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh sarana dan prasarana, mulai instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga area pengolahan makanan, telah berfungsi dengan baik. Semua sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan bahwa kondisi dapur secara umum telah memenuhi persyaratan kebersihan dan sanitasi.
“Kondisi dapur sudah bersih dan memenuhi syarat. Tidak terdapat lubang maupun celah yang berpotensi menjadi sarang hama. Kondisi ini perlu dipertahankan secara konsisten,” ujarnya saat sidak di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mergosari.
![]() |
Pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tarik berjalan baik. Mulai dari perencanaan menu bergizi, proses pengolahan makanan yang higienis, hingga pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa sekolah.
"Menunya sudah sesuai standar gizi, dapurnya juga memenuhi standar, tidak ada kendala dan kebersihannya juga terjaga dengan baik, tambahnya.
Wabup yang akrab disapa Mak Mimik itu memberikan apresiasi khusus kepada dapur SPPG Mergosari. Menurutnya, pengelolaan dapur di lokasi tersebut sudah memenuhi standar tinggi dalam penyediaan makanan bergizi.
“Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mergosari ini patut diacungi jempol. Mulai dari fasilitas dapur, ruang penyimpanan bahan baku, hingga IPAL semuanya sudah sesuai standar. Ini bisa menjadi contoh bagi dapur SPPG lainnya di Sidoarjo,” ujar Wabup Mimik
Ia menegaskan, standart tersebut sangat penting untuk menjamin kualitas makanan yang dikonsumsi para siswa sebagai bagian dari program pemenuhan gizi nasional.
"Saya garis bawahi, jangan coba-coba bermain dengan anggaran Makanan Bergizi Gratis (MBG). Jalankan sesuai SOP yang telah ditetapkan", tegasnya.
Mimik menjelaskan bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto dalam kerangka delapan program Asta Cita.
Menurutnya, perhatian terhadap pemenuhan gizi anak merupakan investasi penting bagi masa depan generasi bangsa. "Melalui Makanan Bergizi Gratis (MBG), kami ingin memastikan anak-anak sekolah khususnya di Kabupaten Sidoarjo tumbuh dengan gizi yang cukup dan pemahaman yang baik tentang pola hidup sehat.
"Diharapkan dengan adanya program ini, anak-anak bisa mendapatkan gizi yang sesuai kebutuhan. Apabila kebutuhan gizi terpenuhi, maka generasi yang dihasilkan pun akan berkualitas", ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Mimik juga berdialog langsung dengan para petugas dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan makanan, kebersihan lingkungan kerja, serta disiplin dalam menerapkan prosedur operasional standar.
Tak hanya soal fasilitas, Mimik juga menyoroti pentingnya penguatan rantai pasok bahan pangan. Selain itu disampaikan bahwa sistem distribusi yang telah berjalan saat ini dinilai cukup baik. Meski demikian, ke depan, diharapkan dapat terjalin sinergi dengan Koperasi Merah Putih guna memperkuat sistem distribusi serta meningkatkan efektivitas program.
Menurut dia, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong. "Kolaborasi dengan koperasi dan distributor sangat penting agar suplai bahan baku tetap terjaga, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat lokal", tegasnya.
"Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat saling melengkapi dengan program yang sudah ada di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, sesuai prinsip dari rakyat untuk rakyat,” paparnya.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi namun juga menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu strategi pembangunan ekonomi Indonesia bergerak menuju model yang lebih inklusif, dimana pertumbuhan tidak lagi bertumpu pada pusat ekonomi semata melainkan tumbuh kuat dari desa, komunitas dan lapisan masyarakat paling bawah sebagai fondasi kebangkitan nasional.
Ditambahkan pula, keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan bagian dari implementasi program prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sebagaimana arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan serta memastikan seluruh fasilitas pendukung program SPPG berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. "Pemkab Sidoarjo mendukung semua program kesejahteraan masyarakat", pungkasnya.(adv/nd)








