![]() |
| Pengecekan Alat Kesehatan oleh siswa didampingi salah satu Guru Pengajar SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo.(ft:red) |
SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com - Ingin lebih explor dalam bidang kesehatan, SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo merambah Keahlian dibidang Farmasi Industri yang sudah diterapkan di bidang studi kesehatan sejak tahun 2025.
Apt. Citra Riptia Ningtyas, S.Farm., Gr. Kepala Konsentrasi Keahlian Layanan Penunjang Kefarmasian Klinis dan Komunitas serta Farmasi Industri menjelaskan bahwa Konsentrasi Keahlian Farmasi Industri di SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo adalah program pembelajaran vokasional yang dirancang khusus untuk menyiapkan siswa menjadi tenaga terampil di sektor produksi farmasi dan industri terkait. Fokusnya adalah pada pembuatan obat dalam skala industri, pengendalian mutu, produksi dan pengemasan, serta manajemen industri farmasi sebagai bekal keterampilan yang siap pakai setelah lulus, jelas Citra saat ditemui awak media, Kamis (29/1/2026).
Adapun materi Pembelajaran yang Diajarkan antara lain:
1. Teknik Pembuatan Sediaan Obat
2. Pengujian dan Pengendalian Mutu Produk (Quality Control / Assurance)
3. Manajemen Produksi Obat
4. Teknologi Pengemasan Produk
Semua materi ini dirancang untuk membekali siswa agar siap menghadapi tantangan kerja di industri farmasi, kosmetik, makanan & minuman, juga distributor besar farmasi (PBF).
Ia juga menambahkan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Kerja Sama DUDIKA Sebagai bagian dari upaya menciptakan link and match antara sekolah dan dunia industri, siswa Farmasi Industri SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo diwajibkan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha/dunia industri (DUDIKA).
Tempat pelaksanaan PKL yang telah bekerjasama dengan SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo adalah PT. Jewel Dyna Oralcare, PT. GarudaFood Putra Putri Jaya, Tbk., PT. Sekawan Kosmetika Wasantara, PT. Militrust, dan PT. Surya Dermato Medica. PKL menjadi momen penting bagi siswa untuk mengasah keterampilan industri, memahami budaya kerja profesional, dan menyiapkan diri untuk masuk ke dunia kerja setelah lulus, paparnya.
Masih menurut Citra, TEFA Farmasi Industri, Model Pembelajaran Berbasis Industri. TEFA (Teaching Factory) Farmasi Industri di SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo adalah model pembelajaran berbasis praktik industri di dalam lingkungan sekolah yang dirancang untuk mempersiapkan siswa agar siap kerja setelah lulus. Model TEFA ini bukan hanya teori di ruang kelas, tetapi menghubungkan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja secara langsung, sehingga siswa memperoleh hard skill dan soft skill yang relevan untuk bersaing di sektor industri farmasi, urainya.
![]() |
Dijelaskan pula, bahwa SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo telah Kerja Sama dengan PT. Jewel Dyna Oralcare Pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) Farmasi Industri yang merupakan implementasi pembelajaran berbasis produksi nyata yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri. Pada kegiatan ini, siswa melaksanakan tugas Assembling Grand Slam Single Alat Kesehatan berdasarkan pesanan langsung dari PT. Jewel Dyna Oralcare sebagai mitra industri.
"Kerja sama antara SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo dengan PT. Jewel Dyna Oralcare tidak hanya terwujud dalam penyelarasan kurikulum, pelaksanaan PKL dan Teaching Factory (TEFA), tetapi juga dibuktikan melalui rekrutmen langsung lulusan Konsentrasi Keahlian Farmasi Industri selama empat angkatan berturut-turut. Hal ini menjadi indikator kepercayaan industri terhadap kualitas lulusan dan relevansi pembelajaran yang diterapkan di sekolah", pungkasnya.(nd/*)








