• Jelajahi

    Copyright © Lensa Global
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan atas

    Latest Post

    DPRD Sidoarjo Dukung Revitalisasi 45 Sekolah Tahun 2026 di Sidoarjo

    Rabu, 22 April 2026, April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T05:32:04Z

     

    SIDOARJO||LENSA-GLOBAL.com - Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih menyambut baik kebijakan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang merupakan program pemerintah pusat. Ia menilai, tambahan kuota menjadi 45 Satuan Pendidikan tahun 2026 yang menerima revitalisasi dari pemerintah pusat di Kabupaten Sidoarjo ini dan anggaran ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah.


    “Ini langkah yang sangat positif. Dengan adanya tambahan anggaran dan perluasan program, kami berharap kualitas pendidikan di Sidoarjo semakin meningkat dan merata,” ungkapnya.

    Ketua DPRD kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih.(ft.red) 

    Ia juga menegaskan bahwa DPRD Sidoarjo akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran dan transparan, paparnya. 


    Program revitalisasi sekolah ini mencakup perbaikan ruang kelas, pembangunan fasilitas pendukung, hingga peningkatan standar keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.


    Diharapkan, dengan adanya perluasan program dan dukungan anggaran yang besar, diharapkan transformasi pendidikan di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan, tuturnya, Selasa (14/4/2026) saat mendampingi Wabup Sidoarjo menerima kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Aula SMPN 4 Kabupaten Sidoarjo. 


    Revitalisasi Satuan Pendidikan adalah strategi program yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan Pendidikan yang berkualitas melalui rehabilitasi, pembangunan dan penyediaan sarana dan prasarana satuan pendidikan. Revitalisasi dilaksanakan untuk mencapai hasil yang sesuai dengan kebutuhan satuan Pendidikan. 


    Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya memberikan dampak bagi satuan pendidikan tetapi juga memberikan harapan bagi lingkungan sekitar. 


    Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi pembelajaran berkelanjutan. 


    Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan melalui program revitalisasi sekolah yang kini semakin diperluas cakupannya. 


    Program strategis ini secara resmi diluncurkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., sebagai bagian dari upaya transformasi dunia pendidikan menuju standar yang lebih berkualitas dan merata. 


    Program revitalisasi merupakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan fasilitas, memastikan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Program ini berfokus pada perbaikan ruang kelas, sanitasi, dan infrastruktur sekolah negeri/swasta.


    Begitu juga Kabupaten Sidoarjo mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat. Bantuan pembenahan sarana dan prasarana sekolah tersebut menyasar sekolah di Kabupaten Sidoarjo mulai jenjang PAUD sampai SMA baik swasta/negeri.

    Ketua Komisi D, DPRD kabupaten Sidoarjo, H. Dhamroni Chudlori.(ft:red) 

    Sementara itu, Ketua Komisi D, DPRD Sidoarjo, H. Dhamroni Chudlori mengucapkan terima kasih atas revitalisasi bantuan dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Sidoarjo. Adapun sasaran yang utama ditujukan bagi sekolah yang rusak infrastrukturnya. Namun, program revitalisasi sekolah tidak hanya untuk pembangunan sekolah tetapi juga untuk pengembangan sarana dan prasarana baik sekolah swasta/negeri, jelasnya. 


    Menurut H. Dhamroni, revitalisasi sekolah akan berdampak langsung terhadap kenyamanan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar. 


    Selain itu, dengan bantuan revitalisasi sekolah dari dukungan pemerintah pusat dapat meringankan anggaran APBD Kabupaten Sidoarjo yang selama ini sudah ada kewenangan pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk tahun 2026  mengalokasikan anggaran rehabilitasi sekolah sebesar Rp40, 6 miliar. 


    Abah Dhamroni-sapaan akrabnya- berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut dengan cakupan penerima yang lebih luas serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin diperkuat. 


    Ditambahkan, program revitalisasi sekolah ini mencakup perbaikan ruang kelas, pembangunan fasilitas pendukung, hingga peningkatan standar keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan, imbuhnya. 


    Dengan adanya perluasan program dan dukungan anggaran yang besar, diharapkan transformasi pendidikan di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan. 


    Program revitalisasi sekolah menjadi salah satu prioritas nasional dalam meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan. Lingkungan belajar yang layak dan modern menjadi faktor penting dalam mencetak generasi unggul. 


    "Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari transformasi pendidikan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.


    Diharapkan, pengelolaan program revitalisasi sekolah ini dapat dikelola secara transparan oleh sekolah dan diawasi oleh Dinas Pendidikan dan PU dalam bidang pembangunannya. Karena renovasi difokuskan pada perbaikan struktur bangunan rusak berat agar aman bagi peserta didik. 


    Revitalisasi ini juga menekankan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang layak, pungkasnya sambil mengakhiri wawancaranya usai rapat paripurna, Kamis (16/4/2026).


    Untuk Kabupaten Sidoarjo, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Sekolah tahun anggaran 2025 itu sukses terlaksana. 

    Ketua DPRD kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih bersama Wakil Bupati kabupaten Sidoarjo, H. Mimik Idayana, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Sr. Abdul Mu'ti, M.Ed serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Dr. Tirto Adi dalam acara peresmian Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.(ft:ist) 

    Pada hari Selasa (14/4/2026), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi seluruh sekolah penerima bantuan program tersebut dan peresmian dilakukan di Aula SMP Negeri 4 Kabupaten Sidoarjo. 


    Program Revitalisasi sekolah ini, kabupaten Sidoarjo mendapatkan tambahan kuota dari 29 Sekolah pada tahun 2025 menjadi 45 sekolah di Tahun 2026. 


    Selain itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah/Kemendikdasmen RI juga memberikan Program Digitalisasi Sekolah kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard) telah diterima berbagai jenjang sekolah di Kabupaten Sidoarjo.(adv/nd)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru