Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi Buka Pertandingan Multi Event di halaman Balai Kota pada Minggu (13/9/2026) malam.(ft:red)
SURABAYA||LENSA-GLOBAL.com – Ambisi besar dipasang Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Saat menjadi tuan rumah, Surabaya membidik sedikitnya 250 medali emas.
Target tersebut mulai diuji melalui kejuaraan multi-event Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 yang berlangsung 3 September hingga 1 November 2026. Pembukaan SRC digelar di halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam, dan dibuka langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
SRC tahun ini tidak lagi sekadar menjadi agenda kompetisi tahunan. Kejuaraan tersebut diarahkan menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kemampuan, menemukan atlet potensial sekaligus mempersiapkan kekuatan Surabaya menuju Porprov 2027.
Eri Cahyadi menegaskan, target 250 medali emas atau lebih harus diikuti dengan persiapan yang serius. Apalagi Surabaya akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Timur pada Juni 2027.
“Semoga ini memberikan semangat kepada adik-adik kita agar target kita yang terbaik bisa terealisasi dengan target 250 emas ke atas ketika menjadi tuan rumah,” kata Eri.
Ia juga meminta KONI Surabaya memastikan seluruh cabang olahraga mendapatkan ruang pembinaan dan kompetisi yang memadai.
“Saya berharap betul kepada Mas Ketua (KONI Surabaya), saya yakin Mas Ketua bisa membawa seluruh cabor di Surabaya ini menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Dari 10 Menjadi 33 Cabang Olahraga
SRC 2026 mengalami peningkatan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan. Jika tahun sebelumnya hanya melibatkan 10 cabor, tahun ini jumlahnya melonjak menjadi 33 cabang olahraga.
Beberapa di antaranya tenis lapangan, basket, cricket, bola voli indoor, floorball, bowling, hockey indoor, futsal, muay thai, baseball 5, e-sport hingga sepatu roda freestyle.
Bagi Pemkot Surabaya, semakin banyak cabor yang dipertandingkan berarti semakin luas pula ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman kompetisi.
“Tahun depan harus lebih banyak cabor, karena Surabaya memiliki banyak cabor sehingga semuanya bisa mengikuti persiapan Piala KONI dan Piala Wali Kota,” jelas Eri.
Menurutnya, kompetisi yang
berkelanjutan diperlukan agar atlet tidak kehilangan momentum dalam mengembangkan prestasi.
“Agar apa? Agar para atlet tidak ada kekosongan dalam mengisi prestasinya,” imbuhnya.
SRC Jadi Jalan Menuju Tim Utama Porprov
Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom menegaskan SRC menjadi salah satu indikator dalam memetakan kekuatan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov 2027.
Dengan demikian, performa atlet dalam SRC akan menjadi bagian dari evaluasi sebelum penentuan kekuatan utama Surabaya.
“Ini (para atlet) yang mengikuti menjadi salah satu indikator untuk menuju tim utama Porprov 2027. Kita akan segera sempurnakan untuk Porprov 2027,” ujar Arderio.
Pernyataan tersebut membuat SRC memiliki fungsi lebih strategis. Atlet tidak hanya dituntut tampil sebagai peserta, tetapi juga harus menunjukkan konsistensi dan kemampuan bersaing untuk mendapatkan tempat dalam tim utama Porprov.
Simulasi Sebelum Pertarungan Sebenarnya
Ketua Panitia Besar SRC Rahmat Haidar Pasha mengatakan kejuaraan ini sekaligus menjadi simulasi menuju Porprov 2027.
Menurut Haidar, kompetisi tersebut dapat memberikan pengalaman kepada atlet sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara dan pembinaan olahraga di Surabaya.
“Kami sangat senang karena anak-anak muda Kota Surabaya diberi kesempatan untuk berkembang dan kita berikan peran yang besar bagaimana gambaran Porprov. Kami juga terus berkoordinasi dengan KONI dan event akan menjadi bahan evaluasi tahun depan,” ujarnya.
Dengan waktu menuju Porprov 2027 yang semakin dekat, SRC 2026 menjadi salah satu ruang untuk menguji kesiapan atlet Surabaya.
Target 250 emas kini bukan lagi sekadar angka. Performa atlet, kualitas pembinaan, pemerataan kompetisi dan kemampuan setiap cabang olahraga akan menjadi ukuran apakah ambisi Surabaya sebagai tuan rumah benar-benar mampu diwujudkan di arena Porprov 2027.(ham)








