• Jelajahi

    Copyright © Lensa Global
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan atas

    Latest Post

    Pertama dalam Sejarah KBS, Empat Kura-Kura Raksasa Aldabra Didatangkan dari Jepang

    Selasa, 01 September 2026, September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T07:47:57Z



    SURABAYA||LENSA-GLOBAL.com  – Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk pertama kalinya menghadirkan kura-kura Aldabra (Aldabrachelys gigantea) sebagai koleksi satwa. Empat kura-kura raksasa yang terdiri dari satu jantan dan tiga betina tersebut didatangkan dari Jepang dan kini mulai dapat disaksikan langsung oleh pengunjung.

    Kehadiran empat Aldabra ini menjadi catatan baru dalam perjalanan KBS. Sejak berdiri, kebun binatang yang berada di tengah Kota Surabaya itu belum pernah memiliki kura-kura jenis tersebut.

    Satwa yang berasal dari Atol Aldabra, Seychelles, ini dikenal sebagai salah satu kura-kura darat terbesar di dunia setelah kura-kura Galapagos.

    Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, membenarkan bahwa Aldabra merupakan koleksi baru yang pertama kali dimiliki KBS.
    “Selama KBS berdiri, kami belum pernah memiliki kura-kura Aldabra. Ini merupakan pertama kalinya kami mendatangkan satwa jenis tersebut,” kata Nurika, Selasa (1/9/2026).

    Ukuran empat kura-kura tersebut bukan tergolong kecil. Kura-kura jantan memiliki bobot sekitar 109 kilogram, sedangkan tiga betina masing-masing memiliki berat sekitar 80 hingga 90 kilogram. Usianya pun cukup panjang. Aldabra jantan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, sementara tiga betina berusia antara 25 hingga 30 tahun.

    Aldabra juga dikenal sebagai satwa dengan usia hidup sangat panjang. Dalam kondisi tertentu, kura-kura raksasa tersebut dapat hidup lebih dari 100 tahun. Karena itu, keberadaannya di KBS bukan hanya menjadi tontonan baru bagi pengunjung, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai satwa, habitat, serta pentingnya konservasi.

    Nurika mengatakan, penambahan koleksi Aldabra diharapkan mampu memperkuat fungsi KBS sebagai lembaga konservasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

    “Kehadiran kura-kura Aldabra ini diharapkan menjadi tambahan daya tarik bagi pengunjung sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat mengenai satwa dan konservasi,” ujarnya.

    Empat kura-kura tersebut didatangkan melalui kerja sama KBS dengan iZoo, Shizuoka, Jepang. Namun sebelum diperkenalkan kepada masyarakat, satwa terlebih dahulu menjalani proses karantina dan habituasi untuk memastikan kondisinya benar-benar siap berada di lingkungan KBS.

    “Kura-kura tersebut tiba di Indonesia pada pertengahan Juli 2026 dan kemudian menjalani karantina di KBS. Setelah seluruh proses selesai dan dinyatakan siap, keempatnya baru diperkenalkan kepada pengunjung,” jelas Nurika.

    Masuknya Aldabra juga menjadi langkah awal dari kerja sama KBS dengan iZoo. Ke depan, kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka peluang mendatangkan sejumlah satwa lain dari Jepang, termasuk monyet Jepang, jerapah hingga panda merah.

    Bagi KBS, kehadiran Aldabra bukan sekadar menambah jumlah koleksi. Empat kura-kura raksasa tersebut menjadi wajah baru yang diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus membuka ruang edukasi tentang satwa yang memiliki usia panjang dan membutuhkan perhatian serius dalam aspek konservasi.

    Kini, pengunjung KBS tidak hanya dapat melihat satwa yang selama ini sudah dikenal masyarakat. Untuk pertama kalinya, kura-kura raksasa Aldabra resmi menjadi bagian dari koleksi KBS, membawa cerita baru tentang konservasi satwa di tengah Kota Surabaya.(ham)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru