• Jelajahi

    Copyright © Lensa Global
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan atas

    Latest Post

    Air PDAM Surabaya Berbusa Lagi, Komisi C Bakal Panggil PDAM dan DLH

    Senin, 07 September 2026, September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T12:32:56Z

    Aliran sungai Air berbusa, berdampak pada PDAM kota Surabaya, Senin, 7/9/2026.(ft:ist)



    SURABAYA||LENSA- GLOBAL.com – Munculnya air berbusa yang mengalir ke pelanggan Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya kembali menjadi sorotan DPRD Surabaya. Komisi C DPRD Surabaya berencana memanggil pihak Perumda Air Minum Surya Sembada dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meminta penjelasan terkait dugaan pencemaran air baku Kali Surabaya.

    Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, M. Eri Irawan, mengatakan pihaknya perlu mendapatkan penjelasan secara menyeluruh mengenai sumber pencemaran yang menyebabkan air baku mengalami gangguan hingga berdampak pada proses pengolahan air.

    Salah satu dugaan yang perlu ditelusuri, kata dia, adalah kemungkinan adanya zat kimia tertentu yang masuk ke aliran sungai, termasuk yang diduga berkaitan dengan material pemadam kebakaran di sekitar aliran sungai yang menjadi sumber air baku.

    “Ini perlu diklarifikasi secara menyeluruh. Kami akan memanggil pihak PDAM dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi dan dari mana sumber pencemarannya,” kata Eri Irawan, Senin (7/9/2026).

    Ketua Komisi C DRPD kota Surabaya, M. Eri Irawan.


    Menurut Eri, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut air baku yang kemudian diproses dan didistribusikan kepada masyarakat.

    Ia menilai perlu ada penelusuran dari hulu hingga masuk ke instalasi pengolahan air, termasuk memastikan apakah terdapat bahan atau zat tertentu yang mencemari aliran sungai.

    Baktiono: Kasus Serupa Pernah Terjadi

    Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, mengungkapkan persoalan air PDAM berbusa bukan pertama kali terjadi. Saat masih bertugas di Komisi C, ia mengaku pernah menangani persoalan serupa.
    Menurut Baktiono, pada kejadian sebelumnya, pencemaran air sungai yang kemudian berdampak terhadap air PDAM antara lain diduga berasal dari aktivitas masyarakat maupun limbah tertentu.

    “Dulu kejadian seperti ini pernah terjadi. Air PDAM berbusa acapkali terjadi dan biasanya karena bekas cucian yang menggunakan deterjen dibuang ke aliran sungai, atau bisa juga akibat limbah pabrik,” ujar Baktiono saat ditemui di ruang Komisi B DPRD Surabaya, Senin (7/9/2026).

    Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, enam periode.


    Baktiono mengatakan, pada saat itu pihak PDAM beberapa kali dipanggil DPRD untuk dimintai keterangan sekaligus diberikan peringatan agar persoalan pencemaran tidak kembali terjadi.

    Setelah dilakukan penanganan dan pengawasan, menurut dia, persoalan air berbusa tersebut sempat tidak muncul kembali.

    Namun, kini persoalan serupa kembali terjadi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena sumber air baku yang tercemar dapat berdampak langsung terhadap proses pengolahan air bersih.

    Dugaan Zat Kimia Perlu Dibuktikan
    Baktiono juga menyoroti dugaan masuknya zat kimia tertentu ke aliran sungai di sekitar kawasan pengelolaan Delta Tirta I. Informasi tersebut, menurutnya, perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian oleh pihak yang berwenang.

    “Kalau memang ada pencampuran zat kimia tertentu, harus diketahui sumbernya. Jangan hanya berdasarkan dugaan. Harus dilakukan pemeriksaan dan pengujian,” tegasnya.

    Persoalan tersebut menjadi penting karena Perumda Air Minum Surya Sembada memperoleh air baku dari pihak penyedia air baku, sementara kualitas air yang masuk ke instalasi pengolahan menjadi bagian penting dalam menjaga mutu air yang diterima pelanggan.

    Karena itu, DPRD meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada pembersihan instalasi pengolahan. Sumber pencemaran juga harus ditemukan agar kejadian serupa tidak berulang.

    PDAM Akui Air Baku Tercemar
    Sebelumnya, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya telah menjelaskan kemunculan gumpalan busa putih di pintu air Rolak Karah, Surabaya, Minggu (6/9/2026).

    Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada, Louis Andilun Gatu, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pelanggan, karena sebagian air yang didistribusikan dalam kondisi keruh dan berbusa.

    “Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena air yang keruh dan berbusa di pelanggan,” kata Louis.

    Ia menjelaskan, gangguan proses pengolahan air bersih terjadi setelah air baku Kali Surabaya tercemar melebihi ambang batas. Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap kualitas air yang diterima sejumlah pelanggan.

    “Hal ini disebabkan karena adanya pencemaran melebihi ambang batas dari air baku Kali Surabaya yang masuk ke unit instalasi pengolahan air Perumda Air Minum Surya Sembada,” jelasnya.

    Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim teknis Perumda Air Minum Surya Sembada diterjunkan untuk melakukan pembersihan dan penyesuaian proses pengolahan air secara intensif di IPAM Karang Pilang.

    Selain melakukan penanganan di instalasi pengolahan, Perumda Air Minum Surya Sembada juga berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta I selaku penyedia air baku untuk membantu mengurangi pencemaran di Kali Surabaya.

    DPRD Minta Jangan Sekadar Bersihkan Busa

    DPRD Surabaya kini mendorong agar persoalan tersebut ditelusuri sampai ke sumbernya. Pembersihan instalasi pengolahan dinilai hanya menyelesaikan persoalan di hilir apabila sumber pencemaran di aliran sungai tidak ditemukan.

    Komisi C akan meminta penjelasan PDAM dan DLH mengenai hasil pemeriksaan kualitas air, sumber pencemaran, serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat.

    Sebab, persoalan air berbusa bukan hanya menyangkut tampilan air yang diterima pelanggan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan keamanan, kualitas, dan kelayakan air yang didistribusikan kepada masyarakat Surabaya benar-benar terjamin.

    Bagi pelanggan yang terdampak air keruh dan berbusa, Perumda Air Minum Surya Sembada sebelumnya juga menyatakan menyediakan bantuan air bersih melalui layanan pengaduan.(ham)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru